Testimoni Buku ‘In the Eye of the Storm’ #1

Berikut ini testimoni yang telah dikirimkan kepada saya mengenai buku ‘In the Eye of the Storm’:

Image

 Membaca di bagian pertama saja sudah membuat saya tertohok. Bagaimana tidak? Saya seperti membaca cermin. Cerita-cerita itu bayangan yang dipantulkan balik. Saya serasa melihat saya sendiri, kejatuhan saya, sakitnya saya menghadapi hidup yang terasa gak adil.

Cerita Mas Ega mengalir, beberapa bagian malah satir dan komikal. Membuat cerita yang tadinya saya kira akan membosankan sepertihappily ever after-nya sinetron-sinetron di Indonesia harus terkejut dengan twist yang pas pada saatnya. Saya tidak sadar kalau saya sudah sampai di bagian ending tiap bab saja setiap kali membacanya. Saya juga selalu dibuat menunggu untuk bab-bab selanjutnya. Dan Mas Ega mampu membuat saya ikut merasa kesal, merasa marah, merasa sedih, ketawa getir, dan ikut bingung dengan apa yang harus dilakukan si tokoh dalam menghadapi hidupnya.

Sedikit banyak, cerita Mas Ega kebetulan memang mirip dengan apa yang sedang saya alami. Atau, memang dialami kebanyakan orang meski tanpa disadarinya? Membaca buku ini juga seperti menyimak keluh kesah sahabat yang pada kasus ini hanya ingin didengarkan saja. Menarik!

 

TRIUMPH ONE!

~ Ginanjar Teguh Iman (@ginteguh), Born has Labiopalatoschisis. Writer, film-maker.

—————

“Kisah yang inspiratif, mengharukan dan memberi banyak pelajaran tentang kesabaran, kerja keras, dan perjuangan. Di balik sosok mas Ega yang sekarang saya kenal, ga sangka kalau mas Ega pernah menghadapi masa-masa sulit seperti itu.

Salut atas kesabaran, ketekunan dan iman yang dimiliki mas Ega sehingga bisa bangkit dari masa-masa sulit itu. This story inspires me so much. Thanks sharingnya, mas. :)” 

~ Sisca (@ichbinsisca), Pharmacist, jakarta

————— 

Satu kata yang bisa saya ucapkan begitu baca In the Eye of the Storm part 1-10 itu, Speechless

Mulai part 5 dan seterusnya, hampir selalu menitikkan air mata saat membacanya. Salut sama mas Ega dan istri yang bisa bertahan di kondisi terburuk, tapi tidak putus asa dan terus berusaha berjuang meraih lagi mimpinya. paling salut sama istrinya mas Ega, yang tetap bertahan mendukung mas Ega di kondisi terburuk sekalipun. :’) 

Tuhan memang tidak pernah tidur ya mas. Tuhan selalu punya cara terbaik dalam menguji umatnya, sebelum menaikkan derajat umatnya tersebut. Dan Tuhan memang penulis skenario terbaik yang pernah ada. 

Terimakasih mas Ega sudah sharing tentang kehidupan pribadinya, yang bisa dijadikan sebagai motivasi hidup bagi setiap yang membacanya. 

Karena sesungguhnya bersama setiap kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama setiap kesulitan ada kemudahan. (QS Al – Insyiraah ayat 5-6). 

~ Nurul Aria, Fisioterapis, Blogger.

—————

Terima kasih sudah berbagi bersama dalam kisah saya.

In the Eye of the Storm akan berakhir di bagian ke 11, part ini sengaja belum saya posting di notes, dan akan ada dalam buku cetak yang akan terbit segera.

Tenang, saya tidak akan jualan kepada Anda. (Yang jualan biar nulisbuku.com saja :p)

Saya akan membagikannya dengan GRATIS, namun saya minta testimoni tentang kisah saya yang sudah diposting sampai Part 10 kemaren.

Tujuannya apa testimoni tersebut? Sederhana saja, supaya bukunya nanti tidak terlalu tipis, hehehe

Yang belum baca kisahnya silakan cek di sini, klik: https://byotenega.wordpress.com

Silakan kirimkan testimoni tentang kisah tersebut, kirim ke email pribadi saya: byotenega@gmail.com.

Jangan lupa sertakan data lengkap untuk pengiriman bukunya.

Persediaan terbatas.

Saya tunggu. 

~ Ega

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s