Tuhan dari setiap poci dan panci

Tuhan dari setiap poci dan panci,
aku tak punya cukup waktu, bukan pula seorang ahli,
untuk menjadi anak-Mu dengan mengerjakan yang suci-suci.
Tapi jadikanlah aku anak-Mu melalui makanan yang kusaji.
Jadikanlah aku anak-Mu melalui piring-piring yang kucuci.
Hangatilah dapur ini dengan kasih-Mu.
Terangi dapur ini dengan sinar-Mu.

Sama seperti ketika Engkau menyajikan makanan di tepi danau,
atau ketika perjamuan malam.
Dan terimalah pekerjaanku yang sehari-hari ini,

yang kukerjakan bagi Engkau sendiri.

(Sebuah sajak yang dikutip oleh Pdt. Eka Darmaputera dalam salah satu bukunya, Tuhan dari Poci dan Panci. Konon sajak itu ditulis oleh seorang pekerja rumah tangga berumur 19 tahun)

Bila pekerjaanmu menyapu jalan
lakukan seperti Beethoven menGgubah lagu

M. Luther King

Iklan

3 thoughts on “Tuhan dari setiap poci dan panci

  1. Saya baca judul sajak ini sama dengan judul buku yang ditulis oleh alm.Bpk.Pdt.EKA DARMAPUTRA,dimana saya kenal beliau ini sejak SR (Sekolah Rakyat=Sekolah Dasar) sekitar th 1956-1957 dan untuk pertama kali mendengar “kotbah”nya ketika beliau masih di SMP,suatu kotbah yang hebat/menunjukkan bakat luar biasa untuk seorang “anak SMP” (kotbah tsb untuk mengisi acara Natal PBSRKT (Perkumpulan Bekas Sekolah Rakyat Kristen Tionghoa) Kemirikerep Magelang.Kita lalu berpisah sampai sekitar th 1980-1990 maap lupa,saya menemukan buku beliau “TUHAN DARI SETIAP POCI DAN PANCI”.Buku tsb kumpulan kotbah2 beliau baik yang di Gereja2 atau tulisan2 yang dimuat dikoran SINAR HARAPAN maupun KOMPAS,dengan ciri khas “tulisa/kalimat nya pendek,mudah dimengerti dan menggunakan bahasa yang populer dan “master” merangkai kata2 kadang “menggelitik” sama seperti beliau memberi judul bukunya………..
    Beliau ini orangnya sangat rendah hati,pemikir serta analisa nya sangat tajam….Saya ketemu beliau lagi setelah sekitar 45 tahun berlalu,dalam posisi sakit berat,kanker liver,yang hebatnya beliau tidak pernah omong atau menunjukkan bahwa beliau sedang sakit,sempat minta tanda tangan untuk buku disertasi nya ketika beliau meraih Ph.D di Boston……..Beberapa tahun kemudian saya mendengar beliau meninggal karena kanker liver nya……..puluhan tahun saya mencari sajak ini,syukurlah saya menemukan di google ……….belakangan saya baru tahu bahwa judul buku nya telah di rubah menjadi FIRMAN ALLAH YANG HIDUP (?)……..Sampai detik ini dalam hati saya pribadi tidak setuju…….dengan pertimbangan “kurang catching”……EKA DARMAPUTRA adalah nama besar,trde mark,kalau sampai memberi judul buku yang “NYLENEH” pasti ada “apa2” nya……..Saya yakin,untuk memberi nama judul buku itu bisa jadi ber malam2 beliau tidak tidur………sayang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s