Lega. Punya ‘Kambing Hitam’

kambingBeberapa minggu ini aku jadi sering kepikiran tentang blog ini. Kenapa? Setiap kali melihat kalendar yang ada di sidebar, aku menjadi semakin merasa bersalah karna banyak ‘bolong’nya. Bolong artinya pada hari itu tidak ada posting-an yang ku tulis, tidak ada tulisan yang ‘mampir’ di otak ini.

Hal itu lah yang membuat ku kepikiran. Kenapa ya kok sampe gak bisa memenuhi ‘kuota’ yang sudah aku tekati? Nah, tiba-tiba saja sekarang aku punya ‘kambing hitam’ yang sekarang bisa kujadikan alasan kenapa kok aku tidak ada ide, tidak ada waktu (kata lain dari malas, heheh) untuk update blog ini. Apa itu? Jarang (bisa juga dikatakan:Tidak) membaca buku lagi. Ya, ternyata selama aku tidak membaca, maka aku jadi ‘tidak bisa’ menulis.

Lega sudah. Akhirnya aku punya ‘kambing hitam’, hehehe…

Ternyata korelasi tidak membaca buku dengan tidak bisa menulis sangat erat kaitannya bagiku.

Ada yang punya ‘kambing hitam’ yang sama? atau punya ‘kambing hitam’ yang lain?

3 thoughts on “Lega. Punya ‘Kambing Hitam’

  1. Hi ega, rasanya memang benar ada benang merahya…

    bahkan tanpa kita sadari, gaya tulisan-tulisan kita tidak jauh dengan apa yang kita baca. saya pernah mengalami hal serius dengan hal ini, beberapa kali proposal tugas akhir saya direvisi. pasalnya bahasa yang digunakan diaggap tidak ilmiah.

    oya, sekedar reverensi bacaan. saya suka mampir ke blognya pak tanadi (http://www.tanadisantoso.com). Hampir tiap hari saya mampir kesitu. Pertama karena artikel-artikelnya bagus, kedua karena sama-sama orang surabaya.

    dua hari ini saya mampir ke gerai printing anda, kebetulan saya butuh bantuan layanan print buat produk saya. sempat kadang ingin bertegur sapa, tapi sepertinya mas ega terlalu sibuk kerja 😀

    sukses untuk anda dan gerai printnya,

    n.

  2. hehehe,
    ada kambing hitam lain tuh, namanya pereseran prioritas. hehehe
    mungkin aja ada yang lain yang lebih mendesak dan mau ngga mau yang semi semi hobby kudu dikorbanin untuk yang lebih mendesak bagi kehidupan. sama kayak kalo dulu mau ujian kudu rela meninggalkan PS untuk belajar.

    but yeah,
    I agree that output ideas are related and affected by the input

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s