Saat Gempa 7.0 SR di lantai 9

Saat menulis blog ini aku berada di lobby hotel di Jakarta di daerah Pecenongan, untungnya masih ada laptop dan koneksi internet sehingga sekarang bisa ngeblog.

Sekitar pukul 12 malam, Kamis 9 Agustus 2007 terjadi gempa yang cukup kuat, dilaporkan berkekuatan 7.0 SR. Itu sungguh cukup mendebarkan (atau bisa dibilang menakutkan ya?)

Jujur, saya baru kali ini berada di gedung bertingkat (hotel di lantai 9) dan merasakan sendiri suatu getaran yang cukup kuat di ketinggian sekitar 35 meter dari lantai dasar.

Saat itu tiba-tiba aku merasakan seluruh bangunan bergoyang-goyang, dan seketika itu pula seluruh ‘penghuni’ hotel yang kuhuni serentak berhamburan keluar kamar dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi, meski belum sepenuhnya sadar tentang adanya gempa ini, kamipun ramai-ramai menuju tangga darurat dan turun ke lobby hotel. Rata-rata para tamu masih berbaju tidur karena memang terjadinya gempa ini ditengah malam dimana seluruh tamu sebagian besar bersiap untuk tidur.

Aku sendiri tidak sempat memakai alas kaki dan masih memakai celana pendek, tidak membawa ponsel dan, apalagi laptop. Saat menuruni tangga darurat, perasaan deg-deg-an terasa sekali tetapi tetap menjaga diri agar tidak sampai panik, berharap lantai paling bawah cepat terlihat. Begitu sampai di lobby hotel, sudah banyak tamu-tamu lainnya yang berbondong-bondong untuk keluar hotel. Mencari tempat yang aman, Aku masih melihat lampu-lampu besar hotel masih bergoyang-goyang. Dan kamipun dengan segera mempercepat langkah untuk keluar, berjaga-jaga jika hal yang tidak dikehendaki terjadi.

Sekitar kurang-lebih 15 menit aku berada di luar hotel tanpa alas kaki dan bercelana pendek, untungnya bukan aku saja yang tanpa alas kaki. Setelah merasa tidak ada getaran lagi, berangsur-angsur para tamu mulai berani masuk lagi ke hotel, walau masih di lobby saja karena belum berani untuk naik menuju ke kamar. Kamipun beramai-ramai menonton CNN yang ada di lobby yang melaporkan apa yang sedang kami alami barusan. Dan sadarlah kita bahwa telah terjadi gempa yang kuat sekitar 7.0 SR di hampir seluruh jawa tetapi tidak mengakibatkan kerusakan dan tsunami.

Beberapa menit kemudian aku dan Verda, teman sekamarku memutuskan untuk memberanikan diri naik ke lantai 9 menuju kamar kami dengan tujuan untuk mengambil laptop, dompet dan ponsel, dan tidak lupa memakai celana tentunya, lalu kembali lagi ke lobby karena masih belum berani kembali tidur ke kamar.

Syukurlah, sampai aku menuliskan blog ini (Pukul 02.00 WIB) semuanya kembali normal.

Tuhan, tolong jaga kami yang sudah mengantuk ini, karena kami ingin kembali ke kamar.

Amen.

Fiuuuhhh…..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s