Jadi kaya duluan atau jadi pintar?

pendidikanIni pertanyaan yang kemarin ada dalam pembicaraan kami saat makan siang.

“Makanya kita harus banyak uang dulu supaya kita dapat belajar banyak, bahkan sampai ke luar negeri” Begitu kata seorang teman, ketika mengomentari keadaan Indonesia yang notabene biaya pendidikan termasuk mahal.

Tetapi bagiku pernyataan itu sangat diskriminatif, meski secara kenyataan itulah yang sedang terjadi.

Bagiku tidak perlu mempunyai uang banyak untuk belajar, tentang segala hal sekalipun. Menurutku ini tentang priporitas hidup juga sih.

Dan yang paling penting adalah ketika kita mempunyai prioritas utama: menjadi kaya, maka sikap kita untuk meraihnya itu akan berbeda-kecenderungan bersikap materialistis akan menonjol-dengan jika kita mempunyai prioritas utama: menjadi pintar.

Kalo aku menjadi pintar-lah yang pertama, lalu kalo menjadi kaya, itu urusan YANG MEMPUNYAI HIDUP, yang penting aku yakin di hidup ini tidak akan kekurangan, karena DIA pasti mencukupkan.

Menjadi kaya dulu atau menjadi pintar? Kalo menurutmu?

9 thoughts on “Jadi kaya duluan atau jadi pintar?

  1. Aku setuju buanget…..
    Jadi pintar adalah prioritas utama untuk meraih banyak uang….
    Sedangkan kalo banyak uang tetapi ga pinter, di boongin terus lagi… Aduh Booo Capek Deh….!!!!

  2. menurut aku,
    kekayaan yang berlimpah pun dapat habis jika tidak dikelola dengan pintar. untuk kata pintar, seseorang menjadi pintar bukanlah dengan belajar, tapi dengan pengalaman (u’ll never know ’til u try). pengalaman seperti: membaca buku, browsing, bertemu banyak orang, ditempatkan dalam situasi sulit. semuanya membuat kita semakin pintar.
    pintar dan kaya itu relatif, sesuai kebutuhan. seorang empu-nya pabrik batik pun mungkin tidak mempunyai ijazah S1, setelah ia menjadi kaya karena hasil penjualan batiknya, ia bahkan tidak menggunakan uangnya itu untuk menuntut ilmu lebih tinggi, kenapa? karena ia sudah merasa cukup pintar untuk mengelola bidangnya.
    jadi aku pilih jadi pintar dulu, karena menjadi pintar itu juga merupakan sebuah kekayaan.

  3. kekayaan dan kepintaran itu relatif, sesuai kebutuhan.
    jadi aku milih pintar, karena jadi pintar itu juga sebuah kekayaan yang tak ternilai.

  4. kaya atau pintar……?
    Pintar, donk!!!

    klo seseorang pintar, dia akan punya berbagai macam strategi untuk bisa menjadi kaya… tapi seseorang yang kaya belum tentu pintar menggunakan kekayaannya…

    ^_^
    GBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s