Narsis itu melelahkan

200526816001
Manusia TIDAK PERNAH diciptakan untuk ‘mengangkat’ dirinya sendiri, jika kita terus melakukannya, itu berarti malah membuat fungsi baru yang tidak pada tempatnya.

Itu menurut pemikiranku sih..

Misalnya, bayangkan jika kaos kaki difungsikan menjadi saputangan, bisa? Bisa saja, tetapi bukan pada fungsinya. Bayangkan jika sendok digunakan untuk menggali sumur. Bisa? Bisa saja, tetapi akan sangat melelahkan, bukan?

Nah, begitu pun juga manusia. Kita diciptakan hanya untuk mengangkat namaNya, yang menciptakan kita (memujiNYA), nah bila kita tidak melakukan fungsi itu, tetapi malah ‘mengangkat’ kita sendiri (NARSIS) secara terus menerus (dan tidak proporsional) maka akan sangat melelahkan, bukan?

Itulah sebabnya kenapa narsis itu melelahkan, karena kita tidak diciptakan untuk itu.

* ega yang sedang kelelahan. Karena narsis? :p Tobat…, tobat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s