Tentang Onani

Onani_m
Saya bukan mau membagi cerita mesum, dan bukan pula mau memancing
sebuah perdebatan tentang agama. Tapi saya mau membagi cerita tentang
asal-usul kata "onani" yang dalam KBBI juga dikenal sebagai "rancap"
dan "masturbasi" . Mudah-mudahan ada gunanya untuk memperkaya
pengetahuan bahasa dari para editor:

Dalam Alkitab–tepatnya dalam Kitab Kejadian Pasal 38–ada cerita
tentang Yehuda, yaitu salah seorang dari duabelas putera Yakub, yang
keturunannya kelak banyak yang menjadi raja Israel, seperti Daud,
Salomo (Sulaiman) dsb.

Yehuda mempunyai anak sulung bernama Er, yang kawin dengan seorang
perempuan bernama Tamar. Tapi karena–di mata Tuhan–Er jahat maka ia
dibunuh.

Kemudian Yehuda menyuruh anaknya yang kedua, yang bernama Onan, agar
mengawini Tamar, janda kakaknya tersebut. "Hampirilah isteri kakakmu
itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah
keturunan bagi kakakmu," demikianlah kata Yehuda kepada Onan
sebagaimana yang termaktub dalam Alkitab.

Onan berpikir: Untuk apa ia kawin kalau ternyata anak yang lahir dari
perempuan itu bukan keturunannya? Tapi Onan tidak berani membantah.
Diturutinya juga perintah ayahnya. Namun "setiap kali ia menghampiri
isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan
memberi keturunan kepada kakaknya".

Demikianlah, di kemudian hari, dalam masyarakat Eropa yang menganut
budaya Yudeo-Kristiani itu, praktek "begituan" tesebut dikenal
sebagai "onani".

oleh Mula Harahap: mulaharahap@yahoo.com
(Kalau sedang iseng suka memilih pekerjaan menulis)

* Postingan dari milis pasar buku.

7 thoughts on “Tentang Onani

  1. Aku juga dengar cerita seperti itu. Namun sekarang ini konteksnya jadi berkembang…luassss banget….yang perlu kita perhatikan kasus per kasus. Dalam konteks di atas, Onan kan dalam rangka melakukan itu karena tidak taat. Tapi kalo ada pasutri Xn yang melakukan coitus interuptus sebagai KB pengganti kondom, pil, dll. gimana? Secara praktek sama dengan yg dilakukan Onan. Menurut aku sih gpp, soalnya konteksnya berbeda. Bagaimana pendapat Anda?

    • Setuju, kita hrs lihat konteksnya dulu, tdk blh asal tafsir.
      Onan melakukan hal itu krna dia benci kpd kakaknya, dosanya kpd Tuhan bkn krna dia melakukan tindakan onani tapi krna dia “MEMBENCI” kakaknya dan tdk mau membangkitkan keturunan bg kakaknya.

  2. Nah, kalo yang ini kasus lain lagi. Karena postingan ini hanya menjelaskan asal-usul kata onani.

    Kalo ada pasutri melakukan coitus interuptus (apa ini? tanya google!) saya belum berani berkomentar secara saya juga belom merrit, hehehe… tetapi memang secara medis hal ini dimaklumkan, untuk mencegah kehamilan.

  3. Ada yg beranggap onani lebih baik daripada melakukan hub. badan dgn wanita yg bukan mukhrimnya atau jg bisa dibilang boleh melakukan dosa kecil utk menghindari dosa yg lebih besar, namun walau bagaimanapun onani tetap perbuatan yg menyimpang dan melampaui batas, oleh karena itu marilah ikuti saran dari nabi muhammad saw. bilamana engkau sudah cukup umur & mampu membiayai hidup segeralah menikah, jikalau blm mampu maka berpuasalah sesungguhnya puasa itu dpt mengendalikan hawa nafsu. Kunjungi webmobileku di http://gayindonesia.gamawap.com or mail me at ipunk33mobile@yahoo.co.id hp: 085658952626

    • lebih baik lagi cari istri, maka gairah sex akan tersalurkan dg lebih benar lagi. hehehe… 😀
      bnyk org Kristen menganggap kalo onani itu dilarang hukumnya, tapi coba anda cermati dan bacalah seluruh alkitab mulai kejadian mpe ktb Wahyu, tidak ada satupun kalimat di Alkitab yg menyebutkan: “dilarang masturbasi.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s