Hujan-Hujan jam 21.30 malam! You Must Try it!

200398469001
Semalem saya hujan-hujan di tengah malam. Naik motor without raincoat! wushhh….

Pertama sih tidak pernah terpikir untuk hujan-hujan di malam hari, alias sebenarnya ‘terpaksa’ di awal. Ceritanya: Pas selesai jadi WLeader di pemuridannya CMN young men, turunlah hujan yg sangat lebat. Padahal saya harus pergi lagi ke rumah isteri, eh… kekasih tercinta… (Karena saya sudah berjanji sebelumnya, dan lagian kangen juga seh…:p) Trus kebetulan pas naik motor juga dan berita baiknya adalah … NGGAK BAWA ‘MANTEL HUJAN’, MAN!
Lalu…?
Setelah memperkirakan bahwa bakalan lama hujan akan berhenti, maka saya memutuskan untuk menerobos hujan malam itu. Wushhhh………….!!!

Surabaya waktu itu pukul 21.30pm dan… DINGIIINNN!!!

Pertama saya takut basah kuyup (padahal secara logika: PASTI BASAH KUYUP LAH! heehe…), badan menunduk-nunduk sambil bergaya seperti rossi-nya pembalap Yamaha di GP, hehehe… berharap cepat sampai tujuan dan tidak basah.

Dan di tengah2 perjalanan, sambil basah kuyup,

200437084001_1
saya sadar, kenapa mesti takut terhadap hujan?
kenapa mesti nunduk-nunduk badannya?
kenapa jadi anti terhadap hujan?
ada apa dengan hujan? pikirku.

lalu kenapa tidak menikmati saja hujan malam itu…

dan badan saya pun mulai perlahan bergerak untuk tegak dan raut muka sayapun tanpa sadar mulai tersenyum, dinginnya malam tak terasa karena hati ini mulai hangat …

Menikmati hujan malam itu.

Membayangkan waktu masih anak-anak yang selalu ingin ‘mandi hujan’… oh, God, ternyata selama ini saya sudah ‘merasa dewasa’ sehingga tidak lagi bisa menikmati nikmatnya mandi hujan…

Tidak lagi bisa menikmati hal-hal kecil, yang sekarang sepertinya hanya bisa dilakukan dan dinikmati oleh anak-anak kecil saja. Padahal…

oh… Bodohnya aku.

Karena mungkin…

orang ‘dewasa’ mulai selalu memikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan.

Menakutkan hal-hal yang kadang tidak perlu ditakutkan.

Mengkuatirkan hal-hal yang tidak perlu dikuatirkan.

Sehingga kehilangan setiap waktu yang indah yang diberikan oleh Sang Khalik.

Saya membayangkan lagi, bukankah hujan itu sama seperti masalah atau cobaan yang selalu ada dalam setiap saat di dalam hidup kita? Bukankah terkadang kita tidak bisa menghindari dari masalah-masalah itu? Bukankah masalah itu ‘hanya air’ belaka yang paling banter hanya bisa membasahi tubuh kita, toh kita tidak akan mati karenanya, bukan?

Dan kenapa ‘orang-orang dewasa’ ini selalu mengambil sikap untuk ‘takut’, ‘menghindar’, ‘bahkan lari’ terhadap hujan-hujan masalah dalam kehidupan kita sehari-hari ini?

Sejak saat itu, saya tersadar, bahwa Tuhan mengajarkan saya satu cara yang BARU untuk menghadapi masalah-masalah, besar maupun kecil, ‘hujan lebat maupun hujan rintik-rintik’, cara itu adalah dengan MENGHADAPINYA, DENGAN KEPALA TEGAK, WAJAH TERSENYUM, MULUT PENUH NYANYIAN dan yang paling penting adalah HATI YANG GEMBIRA.

Dan sayapun  mulai bisa menikmati setiap masalah yang ‘mengguyur’ ini… seperti anak kecil.

Dan yang SELALU memberiku pengharapan adalah menyadari kenyataan bahwa Tuhan akan SELALU MENANTIKAN cerita tentang saya yang ‘kehujanan’ ini di dalam doaku. SELALU.

Dan malam itupun, saya menjadi anak kecil.

Indahnya…

Thank you, Lord.

Saya memilih Soundtrack untuk posting-an ini dengan lagunya:

-Natasha Bedingfield-

"Unwritten".


Feel the rain on your skin


No one else
can feel it for you

Only you can let it in you
No one else, no one else
Can speak the words on your lips
drench yourself in words unspoken
Live your life with arms wide open
Today is where your book begins
The rest is still unwritten ,yeah…

*Untuk lirik yang lebih lengkap klik di sini.

*Lagu yang sangat bagus, ketika mendengarkan pertama kali, saya langsung jatuh hati, dan saya sudah mendengarkannya berulang-ulang. Baca komentar lainnya tentang lagu ini:

"…this song gave my a boost of cofidence when i first heard it. every time i hear it,it makes me feel good about everything."

unwritten | Reviewer: lisa
    —— About the song Unwritten performed by Natasha Bedingfield

this song gave my a boost of cofidence when i first heard it. every time i hear it,it makes me feel good about everything.


great song! | Reviewer: Anonymous
    —— About the song Unwritten performed by Natasha Bedingfield

I think this song will be everyone’s mantra regardless of age! The
music is great but it is the writing that really strikes something
inside you!


I LOVE IT! | Reviewer: Anonymous
    —— About the song Unwritten performed by Natasha Bedingfield

Oh my gosh! I love this song so much! Every Time I hear it I just have to break loose and dance and sing! It’s so great!


One of the Most ORIGINAL songs in a LOOOONNNNGGG TIME… | Reviewer: Hawaiian
    —— About the song Unwritten performed by Natasha Bedingfield

The lyrics, arrangement, music, THE ENTIRE SONG is a work of art.
Natasha moves you emotionally as well as physically with this piece of
genius. Fantastic!

 

Jika ada yang ingin mendengarkan lagu ini, saya akan bersedia mengirimkan file mp3-nya, cukup dengan meninggalkan alamat email anda di kotak comment. Saya pasti membalasnya. Thank you.

7 thoughts on “Hujan-Hujan jam 21.30 malam! You Must Try it!

  1. thanks,pagi ini aku bangun dgn “kehujanan”,tapi sikapku hari ini utk menghadpinya akan berbeda,tdk spt kemaren2.u are emang my lovely brother!send the song.god bless u.

  2. @ kian lee
    segera terkirim…
    sami-sami, bro! u r my brother yg ngangeni juga, hueuhehue

    @abraham
    waduh upload kok lama ya? koneksiku sdg jeblok hiks…
    sabar ya mas!

    untuk Indonesia yang lebih baik.
    Semangat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s