Leadership Prayer

Tr000076_1
Telah sering kuberitahukan
kepadaMu apa yang dirindukan hatiku, ya Allah. Aku ingin agar semua
riset dan perencanaan kami, pengharapan serta impian-impian kami, kerja
lembur serta pengorbanan-pengorbanan kami, doa-doa kami dan motif-motif
kami, mendatangkan hasil yang hebat. Aku ingin kami berhasil.

Aku
ingin kami mencapai sasaran yang telah kami tetapkan; aku ingin kami
melampauinya! Aku ingin semua orang ini turut merasakan kenikmatan
keberhasilan yang luar biasa itu. Aku ingin mereka mendapatkan
keyakinan dan percaya diri sendiri dan kepada cara kami menjabarkannya.

Yang
terutama, aku ingin mereka percaya kepadaMU. Aku ingin orang-orang
berkata, “Wow! Sungguh menakjubkan. Lihatlah apa yang telah diperbuat
Allah di sana!” Aku ingin orang memuji-Mu karena prestasi ini, karena
mereka tahu bahwa aku berusaha melaksanakan kehendakMU.

Namu aku bertanya-tanya apakah Engkau akan melaksanakannya atau tidak.
Aku
membicarakan hal ini denganMU sepanjang perjalanannya, dan aku berusaha
semampuku untuk memahami apa yang Engkau ingin kami laksanakan. Namun,
aku tetap kuatir Engkau melakukan hal yang lain, sesuatu yang tidak
diperkirakan sebelumnya. Engkau tahu bahwa aku menginginkan yang tidak
kurang dari yang terbaik dariMU, bagiku serta organisasi ini. Namun,
bagaimana jika ini gagal?
Mungkin ada pelajaran-pelajaran yang ingin
Engkau ajarkan kepadaku lewat kegagalan. Mungkin prosesnya jauh lebih
penting daripada hasilnya. Mungkin ini hanyalah sebuah bagian kecil
dari sesuatu yang jauh lebih besar, yang belum jelas sekarang ini.
Mungkin keberhasilan akan membawa kepada persoalan-persoalan yang tak
dapat kulihat.

Aku tidak takut akan hambatan atau kompetisi: aku
percaya akan kuasaMU. Aku tidak takut bahwa Engkau akan melukaiku; aku
percaya kepada kebaikan serta hikmatMU. Aku lebih takut malu. Aku takut
gagal. Itu akan membuatku merasa bodoh, ya ALLAH, dan orang lain akan
meragukuan aku.

Jika ini gagal, mungkin aku perlu mengundurkan diri.
Mungkin Engkau memberikan tanda bahwa kami membutuhkan orang lain untuk
memimpin. Jangan biarkan ini gagal karenaku. Singkirkanlah aku bila
perlu, ya ALLAH, namun biarlah orang-orang ini merasakan keberhasilan.

Engkaulah
Allahku, ini adalah karyaMU, dan aku tahu Engkau peduli tentang
keberhasilan kami atau kegagalan kami. Aku akan menyerahkan rasa
takutku kepadaMU jika Engkau mau memberiku damai sejahtera-MU. Aku akui…
Aku takut Engkau tidak memenuhi ekspektasiku, ja Allah. Berilah aku damai sejahtera-MU.

Amin.

Dikutip dari buku: “Leadership Prayers” oleh Richard Kriegbaum.

Trawas. 21 April 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s