Face the Fear.

34564034thw
Masih ingat beberapa hari lalu ada tragedi penembakan paling berdarah sepanjang sejarah pendidikan di AS itu di kampus Virginia Tech oleh mahasiswa seniornya bernama Cho Seung-Hui yang menewaskan 35 orang dan melukai 15 orang lainnya?

apa motifnya? Bagaimana latarbelakang Cho dibesarkan? ya, mungkin itu sangat kompleks sekali dan sangat sulit dijelaskan.

Ada satu hal yang sedikit terungkap seperti yang ditulis di Associated Press tentang masa lalunya, disebutkan bahwa ia adalah mahasiswa berperilaku aneh. Dia pendiam, tak
memiliki teman untuk bercakap, menulis semacam cerita dengan isi dan jalan cerita yang
mengerikan, antisosial dan
pada masa sekolah dia sering diejek dan ditertawakan oleh rekan sebayanya.

ok, cukup tentang si Cho, ada hal yang membuatku mengingat kembali masa-masa sekolah atau kuliah dulu. Menurut apa yang kualami dimasa lalu, di masa-masa sekolah selalu saja ada seorang/lebih anak yang SELALU dijadikan kambing hitam dan sering ditertawakan, entah untuk hal-hal yang serius ataupun sekedar bercanda dan itu selalu menimpa anak yang mempunyai tipe ‘aneh’ bagi teman sebaya nya. Dan saya baru sadar kalo hal itu selalu terjadi sejak SD, SMP, SMA maupun saat kuliah.

Apakah pengalaman itu dipunyai juga oleh kalian?

menurut saya ada akibat-akibat yang tidak disadari oleh anak-anak sebaya yang melakukan tekanan mental maupun fisik tersebut, dan hal itu bagi anak yang teraniaya dapat menimbulkan suatu beban yang berat luar biasa dan jika tidak bisa mengendalikan akan dapat menimbulkan suatu kemarahan/kepahitan hati yang besar.

Badan Secret Service AS menyatakan, tidak ada gambaran akurat tentang siswa yg terlibat dalam kekerasan di sekolah, setelah mempelajari 37 insiden kekerasan di sekolah yang melibatkan 41 penyeran di AS antara tahun 1974 dan 2000

kebanyakan penyerang tidak mempunyai sejarah kekerasan. Namun tiga perempat dari para penyerang merasa teraniaya, terancam, marah, diserang atau dilukai oleh orang lain sebelum kejadian penyerangan. Mereka juga sulit menerima kekalahan atau kegagalan pribadi.

Jadi tekanan dari teman sebaya dapat juga menjadi trigger terjadinya tindakan kekerasan di sekolah, meski itu bukan satu-satunya penyebab.
Akankah di Indonesia bisa terjadi hal kekerasan seperti itu?
only God knows.

fiuh…

Bagaimana kita mendidik dan melindungi anak-anak kita nanti ya?

Berita baiknya adalah… kita masih punya Tuhan yang memelihara kita. selalu.

GOD Help us… Please let me know that You are near and that I can count on You, no matter what happens in this life.

Think on these things.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s