Hilang di laut

Hiu

Ini Sms dari neni pagi ini:

"Renungan Harian today,menguatkankan gu. Aku gak boleh kalah ntar aku seperti orang yang di makan hiu. Aku yakin kalo Tuhan akan menyertai setiap jalan yang aku ambil bersamaNYA. I love you, chay, semangat ya today" (versi yang dipersingkat)

Membaca sms nya membuatku semangat pagi ini. Dan aku yakin saat teduh pagi ini adalah salah satu ‘campur tangan’ Tuhan yang kami nanti-nantikan setiap saat, apalagi ketika ada banyak hal yang ‘menyerang’ pada saat yang bersamaan seperti akhir-akhir ini.

Aku juga ingin membagikan saat teduh yang kami baca pagi ini. Diambil dari Renungan Harian.

Supaya tidak dimakan hiu…

Bacaan:

Ayub 2:7-10
Setahun:

1 Raja-raja16-18; Lukas 22:47-71

Pada musim gugur 1982, Deborah Kiley berangkat dengan tiga orang muda lainnya untuk mengirim kapal pesiar Trashman sepanjang 58 kaki dari Maine ke Florida. Selepas pantai Carolina Utara, tiba-tiba mereka diserang angin ribut dan gelombang raksasa yang menyebabkan kapal mereka karam. Selama empat hari yang sangat menyengsarakan, tanpa makanan dan air bersih, awak kapal itu mempertahankan hidup dalam kapal karet di tengah-tengah laut yang penuh dengan ikan hiu.

Dalam bukunya Albatross, Deborah teringat betapa salah seorang awak kapal itu berteriak mengutuk Allah karena tertimpa masalah ini. Meskipun lelah, Deborah diam-diam mengulang-ulang Doa Bapa Kami dan meminta Allah mengajarnya melewati krisis mereka ini. Beberapa waktu kemudian, pemuda yang mengutuk Allah tadi minum air laut, meracau, melompat keluar dari kapal, dan dimakan ikan hiu. Akhirnya mereka yang masih hidup diselamatkan oleh kapal pengangkut barang milik Rusia.

Kita masing-masing menanggapi krisis secara berbeda-beda. Berabad-abad lalu, Ayub dipukul oleh gelombang berita buruk yang bertubi-tubi. Suatu kali istrinya mengatakan agar ia mengutuk Allah dan mati. Namun, Ayub memberikan jawaban yang sangat dalam: “Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” (Ayub 2:10).

Lain kali apabila krisis datang menghantam kita, kenalilah kedaulatan Allah dan berbuatlah seperti Deborah Killey—mintalah agar Allah mengajarkan sesuatu kepada Anda melalui peristiwa tersebut —HDF

TUHAN YANG MEMBERI, TUHAN YANG MENGAMBIL,
TERPUJILAH NAMA TUHAN! —
Ayub

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s