Think on these things


Aku ’selingkuh’

Awalnya mungkin hanya coba-coba.

Lalu semakin lama semakin masuk ke dalam.

Pertama kali melihat dan menelusuri sendiri pengalaman baru ini, langsung terpesona dan semakin terkagum-kagum.

Dia begitu sederhana tetapi sangat powerful!

Tidak hanya begitu cepat responnya, dia juga begitu mengerti kebutuhanku.

Dia lebih dari sebuah imajinasi.

Ya, mulai hari ini sepertinya aku akan berpindah ke lain hati.

Meski baru saja aku upgrade ke versi 3 yang lumayan ‘woww’ tetapi setelah ada yang lebih ‘kinclong’ ini. Aku akan pindah ke lain browser.

*Halahhh ngomong apa tohh ini?*

Begini ceritanya…

Ini tentang sebuah browser Internet yang baru dari Google. Namanya Chrome, yang bisa di download secara gratis di sini: DOWNLOAD CHROME.

Semenjak tidak pernah lagi browsing internet memakai IE (Internet Explorer, Made In Microsoft). Aku berganti menjadi penggemar setia browser internet: FIREFOX (Made In Mozzilla). Apalagi mereka baru saja merelease Firefox versi 3 yang terbaru, yang bisa di download secara gratis juga di sini: DOWNLOAD FIREFOX. Tidak ada yang salah dengan FIrefox versi 3 sehingga aku pindah ke lai hati kepada Google Chrome.

Hanya…

Terkadang sesuatu yang baru memang lebih menarik perhatian, apalagi yang baru itu memberikan pengalaman baru yang lebih…, lebih cepat, lebih luas, lebih clear and simple.

Awas hati-hati mencoba Google Chrome, siapapun bisa pindah ke lain hati memakai Google Chrome yang cantik dan cekatan ini…


Kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan

Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh, di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu.

Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu, dan karena kehangatan amarah-Mu kami terkejut.

Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu, dan dosa kami yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu. Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh.

Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan;

sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

Kemang, 2 September 2008