Think on these things



Tuhan dari setiap poci dan panci

Tuhan dari setiap poci dan panci,
aku tak punya cukup waktu, bukan pula seorang ahli,
untuk menjadi anak-Mu dengan mengerjakan yang suci-suci.
Tapi jadikanlah aku anak-Mu melalui makanan yang kusaji.
Jadikanlah aku anak-Mu melalui piring-piring yang kucuci.
Hangatilah dapur ini dengan kasih-Mu.
Terangi dapur ini dengan sinar-Mu.

Sama seperti ketika Engkau menyajikan makanan di tepi danau,
atau ketika perjamuan malam.
Dan terimalah pekerjaanku yang sehari-hari ini,

yang kukerjakan bagi Engkau sendiri.

(Sebuah sajak yang dikutip oleh Pdt. Eka Darmaputera dalam salah satu bukunya, Tuhan dari Poci dan Panci. Konon sajak itu ditulis oleh seorang pekerja rumah tangga berumur 19 tahun)

Bila pekerjaanmu menyapu jalan
lakukan seperti Beethoven menGgubah lagu

M. Luther King


Komentar

  1. Oma berkata:

    love the quote

    | Balas Telah Dituliskan 1 year, 5 months ago
  2. lindawatirahaju berkata:

    salam kenal, baru tau quote itu…
    bagusnya…

    | Balas Telah Dituliskan 1 year, 4 months ago


Tinggalkan sebuah Komentar

(wajib)

(wajib)



Atur penampilan komentar anda
Kembali ke Atas | Area teks Lebih besar | Lebih kecil