Think on these things


Apakah terlalu berat?

“Kalau Allah ingin melatih orang:

Dan mengagetkan orang:

Dan memampukan orang:

Kalau Allah ingin membentuk orang

Untuk bisa memainkan peranan yang mulia;

Kalau Dia rindu dengan sepenuh hatiNya

Untuk menciptakan orang yang sangat hebat dan berani

Sehingga seluruh dunia menjadi heran:

Awasilah cara-caraNya, awasilah jalan-jalanNya!

Bagaimana kerasnya Dia menyempurnakan

Orang yang Dia pilih dengan mulia!

Bagaimana Dia memukulnya dan menyakitinya,

Dan dengan pukulan-pukulan yang keras mengubahnya

Menjadi bentuk-bentuk pencobaan dari tanah liat

Yang hanya Allah yang bisa memahami;

Ketika hatinya yang tersiksa menangis

Dan dia mengangkat tangan-tangan yang memohon!

Bagaimana Dia membengkokkan tetapi tidak pernah mematahkan

Ketika kebaikannya dikerjakanNya;

Bagaimana Dia memakai orang yang dipilihNya;

Dan dengan segala tujuan meleburnya;

Tetapi setiap tindakan membuatnya

Berusaha untuk menunjukkan kemuliaanNya-

Allah tahu apa yang sedang dikerjakan-Nya!”

-Bukan, bukan, ini bukan sajak ciptaanku. Tetapi ini berguna bagiku, terutama di saat-saat ini.-


Rocker Asli Indonesia!

Namanya Bill Dan, Lahir di Indonesia, di Manado.

Pekerjaannya sekarang sebagai seniman yang menyeimbangkan bebatuan yang ia temui di public area, biasanya di sekitar pantai San Fransisco, tempai ia tinggal sekarang.

Sebuah DVD kompilasi tentang klip-klip saat ia mengerjakan pekerjaannya itu laris terjual, berjudul: The FIrst Bill Dan Collection.

Ketika banyak orang bertanya tentang arti dari hasil karyanya ,ia sering kali menjawab “Banyak sekali orang-orang yang mencoba untuk membuat sesuatu menjadi begitu rumit, dan karya saya ini adalah kebalikannya.”

Hmmm… nice statement…

Blognya ada di sini: http://billdan.blogspot.com/

lihat hasil karyanya, di http://www.flickr.com/photos/rocker/:

dan ini foto yang paling ku suka:


BIYAN Bride & Preston Bailey

Beitanya ada di sini: okezone.com

Ada yang ingin pesta pernikahannya di arrange oleh Preston Bailey? Siapkan dananya 1 juta dollar, dan hubungi saya:)












Selengkapnya ada di sini:

Biyan Bride & Preston Bailey April 2008

8 Kebohongan Seorang IBU

Ada artikel yang buat aku kangen ibuku… I love you mom…

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata: “Makanlah nak, aku tidak lapar” ———- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sendokku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :”Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata :”Cepatlah tidur nak, aku tidak capek” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :”Minumlah nak, aku tidak haus!” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya punya duit” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM

Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku “Aku tidak terbiasa” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan” ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.

Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : ” Terima kasih ibu !”


Indonesian Idol 2008

Kemaren habis nonton ini, gak sengaja. Ada yang lumayan juga suaranya.

Meski di Indonesian Idol suara yang bagus belum tentu jadi juaranya…


Great minds discuss ideas

Great minds discuss ideas; Average minds discuss events; Small minds discuss people.

Eleanor Roosevelt
US diplomat & reformer (1884 – 1962)

Jadi kalo suka nonton infotaintment dan baca tabloid, termasuk yang mana? hayooo?

Have a great weekend!


You DOn’t Know me